Melihat situs-situs keren macam Facebook, Kompas, dan lain sebagainya kadang membuat seseorang ingin belajar untuk membuat website. Akan tetapi keinginan tersebut bagi sebagian orang kadang terhalangi oleh keterbatasan mencari informasi tentang bagaimana memulai membangun website dari awal. Permasalahan tersebut sebenarnya bukan masalah besar di era dimana akses internet semakin mudah. Dengan koneksi internet, mencari informasi tentang membangun sebuah website sangatlah mudah yaitu dengan memanfaatkan layanan mesin pencari seperti Google.
Hasil pencarian dengan mesin pencari sebagian besar memberikan informasi untuk membangun sebuah website, bahasa yang digunakan adalah bahasa HTML. Akan tetapi membuat website dengan menggunakan bahasa HTML hanya akan menghasilkan website yang bersifat statis. Kombinasi bahasa HTML dengan bahasa scripting akan menghasilkan halaman website yang bersifat dinamis. Salah satu bahasa scripting yang terkenal yang digunakan untuk membuat halaman website yang dinamis adalah PHP.
Sebelum membuat web dengan menggunakan PHP, ada beberapa software yang harus diinstal untuk dapat membuat website dinamis. Software tersebut diantaranya Web Server Apache, Database MySql, dan PHP itu sendiri. Ada banyak software yang mengabungkan ke 3 software diatas ke dalam satu file instalasi, semisal Wamp atau Xampp. Instalasinya sangat mudah, hanya memerlukan beberapa kali klik saja, ke 3 software yang dibutuhkan sudah terpasang di sistem (OS).
Setelah menginstal ketiga aplikasi tersebut melalui Wamp atau Xampp, apakah sudah bisa membuat website dinamis? Jawabnya bisa saja dengan memanfaatkan text editor. Selain text editor, bisa juga menggunakan Netbeans, Eclipse, atau tools yang lainnya yang bisa dicari dengan bantuan mesin pencari.
Comments