Skip to content

TechShare

Share about information technology

Menggunakan SVN sebagai pusat source code mengharuskan saya untuk melakukan backup terhadap repository yang ada pada SVN. Hal ini dilakukan apabila suatu waktu terjadi crash terhadap server SVN ataupun memindahkan lokasi SVN dari satu server ke server yang lain. Untuk melakukan backup (export) repository pada SVN, bisa digunakan perintah svnadmin dump. Contohnya adalah seperti berikut:
c:\Program Files\Subversion\bin\svnadmin dump c:\repositories\mpmbobal > c:\mpmbobal.dump

dengan:

  • c:\repositories\mpmbobal adalah lokasi repository pada server
  • c:\mpmbobal.dump adalah file backupan dari c:\repositories\mpmbobal

Sedangkan untuk import perintah yang digunakan adalah svnadmin load. Contohnya adalah seperti berikut:

c:\Program Files\Subversion\bin\svnadmin load c:\repositories\mpmbobal < c:\mpmbobal.dump

Saat hendak melakukan perintah svnadmin load sebelumnya kita harus membuat repository kosong tanpa default structure (trunk, branches, tags). Karena jika membuat repository dengan default structure dan melakukan perintah svnadmin load akan menyebabkan error. Informasi lebih jelas silahkan ke situs visualsvn

SQL Developer adalah salah satu database tools berbasis GUI yang berfungsi untuk melakukan administrasi database khususnya oracle. Selain untuk database oracle, ternyata SQL Developer dapat digunakan untuk database lain seperti MySQL. Lalu bagaimana cara mengkonfigurasikan SQL Developer supaya bisa melakukan koneksi ke database MySQL adalah dengan mendownload MySQL Connector/J. Setelah selesai mendownload extract MySQL Connector dan letakkan di folder lib pada SQL Developer installation folder. Kemudian jalankan SQL Developer, pada menu, pilih Tools -> Preferences. Pada window preferences, pilih menu Database pada tree di sebelah kiri window, kemudian pilih Third Party JDBC Drivers, kemudian tambahkan MySQL Connector/J yang diletakkan pada folder lib tadi. Hasil konfigurasi adalah seperti gambar berikut
Image and video hosting by TinyPicUntuk lebih jelas silahkan ke tempat ini

Catatan hari ini adalah bagaimana membuat aplikasi PHP dengan memanfaatkan framework Code Igniter. Aplikasi ini adalah aplikasi sederhana yang akan memperkenalkan tentang konsep MVC di Code Igniter, tetapi tanpa Model(M). Jadi yang akan dibahas adalah tentang View(V) dan Controller(C).

Pertama-tama saya akan membuat View(V) untuk aplikasinya dengan nama greeting.php

<div>
   Merry Christmas and Happy New Year 2012
</div>

continue reading…

Dini hari, setelah selesai menginstall ubuntu natty di virtualbox 4.x mendapat masalah dengan unity desktop environmentnya. VirtualBox menyatakan bahwa hardware komputer saya tidak support untuk menjalankan unity dan mau tidak mau dipaksa menggunakan ubuntu desktop classic.

Hati tidak senang melihat hal ini, dan menyebabkan tidur saya tertunda lagi :D Saya browsing untuk menemukan jawabannya dan saya menemukan situs yang membantu saya memecahkan masalah ini. Setelah menjalankan beberapa petunjuk yang disarankan, akhirnya ubuntu natty saya bisa menjalankan unity di VirtualBox.

Solusi:

  1. Pastikan settingan hardware menyalakan option “Enable 3D Acceleration”, bisa di cari di Setting – Display
  2. Installguest additions melalui menu Devices di VirtualBox

Ketika bermain-main dengan virtualbox, saya berkeinginan untuk mengambil beberapa file yang ada di direktori penyimpanan di Host saya. Solusi saya adalah membuat satu folder yang akan disetting di shared folder virtualbox, solusi ini berjalan lancar di Windows Guest, akan tetapi tidak demikian di Linux Guest, dalam hal ini Distro Linux yang saya pakai adalah Ubuntu. Apabila kita memasang opsi auto mount di settingan shared folder, folder ini hanya bisa diakses oleh user root dan letaknya di direktori /media/sf_(nama_windows_sharing). Hal ini membuat saya harus menggunakan perintah sudo untuk membaca dan mengeksekusi file-file tersebut.

Saya pun bertanya-tanya dalam hati selama beberapa hari, apakah bisa kita memasang shared folder dimana yang bisa membaca shared folder itu tidak hanya user root, user biasa seperti login saya seharusnya juga bisa tanpa perintah sudo. Iseng-iseng ber-experiment, opsi auto mount tidak saya centang pada settingan shared folder. Kemudian, setelah saya masuk ke system guest, saya mengecek apakah shared folder saya sudah dikenali oleh guest system saya. Pengecekannya tentu saja dengan melakukan perintah ls ke folder /media. Setelah memastikan bahwa shared folder saya dikenali. Saya bermaksud untuk melakukan manual mount shared folder tersebut ke folder tertentu yang saya buat. Akan tetapi saya tidak hafal perintah untuk melakukan mount tersebut. Akhirnya saya pun berselancar ria dengan Google…. continue reading…

Setelah selesai menginstall android sdk, saya mencoba untuk membuat android virtual device dan menjalankannya. Akan tetapi saya mendapati error seperti berikut

invalid command-line parameter: -
Hint: use ‘@foo’ to launch a virtual device named ‘foo’.
please use -help for more information

Koq aneh??? langsung saja saya googling dan menemukan artikel di site ini. Di site tersebut dikatakan bahwa ketika kita menginstall sdk di c:\program files atau c:\program files(x86), maka perintah default start dari “android sdk dan avd manager” tidak dapat menemukan lokasi instalasi sdk android. Solusinya adalah dengan menambahkan link, yang caranya adalah dengan mengetikkan perintah berikut di command prompt

> MKLINK /J C:\Android “C:\Program Files (x86)\Android\android-sdk-windows\”

Setelah mengetikkan perintah tersebut diatas, saya menjalankan sdk manager yang berasal dari c:\android dan menjalankan AVD yang telah saya buat sebelumnya dan berhasil berjalan tanpa masalah.

Ketika melakukan instalasi os linux dengan distro Debian 6 yang bernama Squeeze di virtualbox, saya sengaja mematikan vitur NAT dengan tujuan supaya tidak langsung melakukan koneksi ke internet, karna akan memakan waktu yang sangat lama buat saya. Sebagai akibatnya, ketika instalasi selesai os debian selesai, kemudian saya mencoba untuk melakukan koneksi ke host windows saya dengan melakukan perintah ping. Perintah ping memberitahukan bahwa saya tidak bisa terkoneksi ke host saya. Kenapa yach??? continue reading…

Apa sih Partial Page (PPR) Navigation itu? Partial Page Navigation sebenarnya sama dengan navigasi pada standar JSF dengan sedikit peningkatan performa. Contoh penggunaan Partial Page (PPR) Navigation bisa dilihat di postingan blog milik Chandu yang berjudul Partial Page (PPR) Navigation. Saya sudah mencoba contoh yang disediakan pada blognya, akan tetapi masih bingung karena textbox yang dimaksudkan untuk mengisi nilai dari “hash portion of URL” tidak muncul atau kosong.

Menuliskan kode javascript pada bahasa html atau scripting languange seperti php sangatlah berbeda bila dilakukan di ADF Faces. Yang perlu diketahui ketika hendak menuliskan kode javascript pada ADF Faces adalah meletakkan kode javascript di dalam <af:resource> atau di dalam <trh:script>. Gunakan tag <af:resource> bila kode javascript dituliskan pada halaman yang berekstensikan .jspx atau gunakan tag <trh:script> bila kode javascript dituliskan pada halaman yang berekstensikan .jsff (jsf page fragment). Lebih lanjut silahkan kunjungi site ini.

Postingan kali ini berhubungan dengan bagaimana menentukan session timeout pada aplikasi J2EE yang dideploy ke Oracle Weblogic Server (wls). Untuk menentukan session timeout pada aplikasi J2EE umumnya ditentukan pada file konfigurasi yang bernama web.xml continue reading…